Joko Purnomo, S.T. : Kiprah Alumni Teknik Sipil Undip dalam Inovasi Tata Kelola Sampah di Kota Pekalongan

Joko Purnomo, S.T., Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan periode 2022-2024 dan 2025-sekarang, dikenal atas keberhasilannya meningkatkan tata kelola lingkungan dan transparansi publik di Kota Pekalongan. Ia merupakan alumni Teknik Sipil Universitas Diponegoro Angkatan 1986. Ia mengawali karirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 1996. Ia pernah menduduki berbagai jabatan di Kota Pekalongan, seperti Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU, kemudian Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Minbang, Sekretaris Dinas PU, dan Kepala Dinas PU. Ia juga sempat diangkat menjadi Staf Ahli Walikota dan Asisten Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan. Pencapaian utamanya sebagai Kepala DLH, meliputi dinobatkannya DLH sebagai Badan Publik Informatif Terbaik 1, penguatan Tim Jogo Kali untuk kebersihan sungai, serta inovasi pengelolaan sampah hulu-hilir di TPA Degayu.

Berikut adalah highlight kesuksesan Joko Purnomo, S.T. selama menjabat sebagai Kepala DLH Kota Pekalongan :

  1. Peningkatan Informasi Publik: Di bawah kepemimpinannya, DLH Kota Pekalongan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Badan Publik Informatif Terbaik 1, yang menunjukkan transparansi dan pengelolaan informasi yang baik kepada masyarakat.
  2. Penguatan Tim Jogo Kali: fokus pada konservasi air dengan menugaskan Tim Jogo Kali (Jaga Sungai) untuk membersihkan sungai secara rutin, terutama Sungai Loji, serta mengawasi masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.
  3. Pengelolaan Sampah Hulu-Hilir: DLH di bawah pimpinannya gencar membenahi TPA Degayu, termasuk mendatangkan alat berat seperti buldoser untuk meratakan gunungan sampah guna mengoptimalkan kapasitas tampung.
  4. Inovasi Lingkungan (4in1): Mengajak masyarakat untuk mengimplementasikan model pengelolaan sampah 4in1 (pengurangan, pemilahan, pemanfaatan, dan pendauran ulang) untuk mengurangi beban limbah.
  5. Kolaborasi Komunitas: Aktif bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TP PKK, dalam kegiatan bersih-bersih sungai dan sosialisasi pengelolaan sampah bagi perusahaan.