Mapateksi Gelar Lari di Hutan Penggaron

trailrun

Semarang.undip.ac.id. Mahasiswa Pecinta Alam Teknik Sipil (Mapateksi) Undip gelar lomba lari “Trail Run Mapateksi” di wanawisata hutan penggaron, kabupaten Semarang, Sabtu (11/10). Acara ini bekerjasama dengan pihak Perhutani yang dihadiri oleh ratusan peserta terdiri dari masyarakat umum, Mapala, komunitas lari dari dalam maupun luar kota Semarang.

Ketua Panitia, Fadhlul Rahman menyatakan, kegiatan ini merupakan wadah bagi pecinta lari yang unik. “kami memberikan sesuatu yang berbeda, biasanya berlari di jalanan , ini berlari menembus hutan” terangnya.

Lari dengan jarak 10 km ini diselingi dengan 4 water station disepanjang jalur. diberikan pula penunjuk arah untuk menuntun peserta ke garis finish. Peserta tercepat adalah Heri asal Jogjakarta dengan catatan waktu 48 menit. Setelah  mencapai finishacara jugadimeriahkan oleh panggung musik dan jutaan doorprize.

Ketua Mapateksi, Thias Ginanjar menambahkan, kegiatan ini merupakan kali pertama digelar oleh Mapateksi sebagai program kerja andalan dari kepengurusannya. “untuk kali pertama, alhamdulillah kegiatan ini didukung berbagai pihak seperti Jurusan Teknik Sipil Undip, Perhutani, Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata Kabupaten Semarang serta berbagai sponsor” katanya.

Selain lari kegiatan ini juga sebagai bentuk peduli lingkungan karena setiap pelari akan menyumbangkan 1 bibit pohon untuk acara konservasi lingkungan dari Mapateksi selanjutnya. “sudah banyak Mapala yang menggelar fun hiking kita punya cara lain untuk mengajak anak muda mendekatkan diri ke alam yaitu dengan lari di hutan, apalagi dengan lari ini bisa menyumbang bibit pohon juga” katanya.

Ketua Jurusan Teknik Sipil Undip, Sumbogo Pranoto, sangat mendukung kegiatan yang memperhatikan kelestarian lingkungan dibalut dengan hobi anak muda seperti ini. “Mapateksi sebagai Mapala Teknik Sipil harus selalu melakukan hal positif bagi lingkungan karena sebagai engineerpunnanti kita dituntut untuk selalu memperhatikan green development”. Dia juga berpesan agar Mapateksi selalu menjadi pioneer Mapala yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungan.Ir/Mteksi

Jalan Sehat Dies Undip ke 57

index

Dalam rangka Dies Natalis Universitas Diponegoro ke 57 akan dimeriahkan dengan jalan sehat. Jalan sehat ini akan diikuti oleh dosen dan keluarga, karyawan dan keluarga, mahasiswa serta perwakilan dari mitra Undip, masyarakat di sekitar kampus. Jalan sehat keakraban ini disediakan door prize berupa kendaraan bermotor, barang elektronik, tiket pesawat, tabungan dari perbankkan yang disediakan oleh mitra-mitra Undip.

Jalan sehat yang dimulai dari gedung Prof Sudarto ini juga akan disiapkan hiburan dengan diselang-selingi pengundian door prize. Rute yang akan dilalui terpusat di dalam kampus dan melewati tempat-tempat yang indah untuk dilihat.

Acara akan dilaksanakan pada:

  • Hari:  Sabtu
  • Tanggal: 11 Oktober 2011
  • Waktu: 06.00 s/d selesai pemberian door prize dan hiburan
  • Tempat: Kampus Undip dan difokuskan di Gedung Prof Soedarto

Jalan sehat ini jugaakan dimeriahkan dengan disediakan otlet UKM binaan perbankan. Mari kita meriahkan acara Jalan Sehat Keakraban ini.

Dirgahayulah Almamaterku.

UNDIP Juara Inovasi Teknologi Air

inovasi air

Semarang,undip.ac.id- Tim Generasi Synergy Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang yang di motori oleh kolaborasi tim lintas jurusan yang beranggotakan  Imam Pesuwaryantoro Mahasiswa Teknik Sipil 2010, Steven Suhandono Mahasiswa Kimia Murni 2011 dan Ilham Akbar Sukmawan Mahasiswa Teknik Elektro 2010 berhasil menyabet “Juara Umum 1 Trofi Kementerian Lingkungan Hidup RI Kategori Inovasi Teknologi Air dan Aplikasinya Tingkat Nasional” yang di selenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia Yogyakarta pada tanggal 19 – 21 September 2014. Adapun produk inovasi yang di angkat yaitu tentang Inovasi Filtrasi Tutup Botol Jenaka (Jerami Nanokomposit) Sebagai Penjernihan Air Tanah Dangkal Solusi Meminimalisir Sampah Botol Plastik.

Ketua Tim Imam Pesuwaryantoro mengatakan bahwa latar belakang pengembangan inovasi produk Filtrasi Tutup Botol Jenaka muncul ketika penggunaan sampah botol plastik sangat tidak teratasi. Karena setidaknya sampah botol plastik telah menyumbangkan 100 juta ton/bulan (BPS, 2013)”ujarnya

“Dampak buruk penggunaan kemasan air minum seperti jenis PET tidak di sarankan berulang kali karena meningkatnya atau kontak suhu langsung terhadap matahari selama 2-3 jam menyebabkan reaksi kimia yang dapat menimbulkan virus dan bakteri. Virus dan bakteri ini muncul akibat sisa-sisa dari proses sterilisasi pabrik yang ternyata juga meninggalkan unsure dalam botol plastic.

Di sisi lain, kondisi kekinian sumber air tanah dangkal yang terkontaminasi tiap tahunnya di akibatkan efek samping dari penguraian pupuk pestisida dalam unsur hara tanah mengakibatkan setidaknya 55% kualitas air tanah dangkal tercemar bakteri e collie, salmonella, besi yang tinggi dan berbau. (BPS, 2013)

Imam menambahkan Keunggulan Inovasi Filtrasi Tutup Botol Jenaka (Jerami Nanokomposit) adalah filter catridge yang mampu di pasang pada semua jenis diameter air minum dalam kemasan. Selain itu, ketika material penjernihan air mulai jenuh mampu di aktivasi kembali dengan menggunakan system fotokatalis atau salah satu caranya dengan menyinari material penjernihan air terhadap matahari /lampu UV sebagai rechargeable adsorbent agar polutan atau logam berat yang tertahan di permukaan filter mampu teroksidasi dengan baik. Segmentasi produk Filtrasi Tutup Botol Jenaka (Jerami Nanokomposit) bergerak di bidang Pariwisata, Travelling, Hiking, Militer dan Kepramukaan karena 5 segmentasi tersebut bergerak di bidang mobile dan urgent dimana kebutuhan air bersih dan air minum menjadi penting karena melihat medan atau aktifitas yang di lakukan jauh dari pusat perbelanjaan air minum dalam kemasan.

Pada kompetisi inovasi teknologi air atau di sebut WATER INTEC yang selenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup bertujuan memberikan solusi dari karya nyata peneliti muda PTN-PTS seluruh indonesia terkait pemasalahan bangsa seperti poin Millenium Development Goals tentang “Sanitasi dan Air Minum”. Kurang lebih 875 proposal yang mendaftar di kompetisi ini hanya di ambil 10 besar grand finalis nasional yang dapat mempresentasikan hasil penemuan produk inovasi teknologi penjernihan air kepada dewan juri yang notabene adalah doctor, praktisi dan pengusaha air minum DANONE. Luarannya dari partisipasi di kompetisi teknologi air ini adalah terjalinnya inovasi pengembangan produk para peneliti muda dengan Pemerintahan seperti PAM dan Program PAMSIMNAS dan Pengusaha Air Minum dalam Kemasan seperti DANONE dan AQUA untuk di inkubasikan hasil penelitian ke arah industrialisasi nasional. Hal ini di lakukan sebagai upaya mempersiapkan SDM Teknopreneur Muda Indonesia tahun depan dapat bersaing di Asean Economic Community 2015.

Prof. Nasir Rektor Undip yang Baru

 

prof. nasir1

Semarang, undip.ac.id. Pemilihan Rektor baru Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memasuki tahap akhir. Melalui pemilihan langsung dalam rapat senat tertutup, Prof.Drs.M. Nasir, M.Si, PhD pun terpilih sebagai pemimpin baru Undip hingga empat tahun ke depan yakni perode 2014-2018.

Pada pemilihan tersebut, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Prof.Drs. M. Nasir, M.Si, PhD terpilih sebagai rektor dengan jumlah suara sebanyak  148 dari dua kandidat lainnya. Sementara kandidat lain, yakni Prof. Dr .M .Syafruddin,Msi,Akt, meraih  36 suara dan Prof .Dr.Ir.Purwanto, DEA  mendapatkan 14 suara dan ada 7 anggota senat yang tidak hadir atau memberikan suaranya sehingga total jumlah suara 198 suara.

Seperti yang telah diberitakan ketiga  calon rektor Undip, telah diajukan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. ketiga calon rektor tersebut yakni Prof.Drs. M. Nasir, M.Si, PhD, Dr M Syafruddin,Msi,Akt,, dan dan Prof Dr.Ir.Purwanto, DEA dalam proses tersebut, sesuai dengan Peraturan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 33 Tahun 2012 Pasal 7 huruf e tentang pengangkatan dan pemberhentian rektor, menteri memiliki hak suara sebanyak 35 persen dan senat universitas 65 persen dalam memilih rektor.

prof. nasir2

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Undip Prof . Sunarso  menyampaikan, keseluruhan jumlah suara dalam pemilihan tersebut berjumlah 205 yang  terdiri dari 133 suara anggota senat universitas dan 72 suara dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh atau 35 persen dari total suara. Pelantikan rektor baru akan dilakukan bertepatan berakhirnya masa jabatan rektor saat ini, yakni bulan Desember pada tanggal 18 Desember 2014 bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan rektor periode 2010-2014," ujarnya.

Sebagai Rektor Undip yang terpilih,  Prof. Nasir menyatakan akan menjalankan semua tugas sesuai aturan yang ada. "Pengembangan Undip untuk menuju universitas riset diantaranya adalah dengan meningkatkan budaya akademik, baik dosen maupun mahasiswa, juga mewujudkan Good University Governance, dimana Undip menjadi salah satu diantara beberapa PTN yang dipersiapkan menjadi PTN BH” terangnya.“Sedangkan pengembangan kemahasiswaan salah satunya ada komunitas-komunitas penelitian mahasiswa” lanjutnya. “Jabatan merupakan amanah tetapi yang terpenting adalah bagaimana upaya kita untuk meningkatkan riset dan pengembangan institusi untuk bisa divisitasi dunia” harapnya.

Pembukaan Dies Natalis Undip ke-57

dies1

Rangkaian kegiatan-kegiatan DIES natalis ke 57 Undip Resmi dibuka. Pembukaan tersebut ditandai dengan pelepasan balon helium oleh Rektor, bersama-sama dengan 11 Dekan Fakultas, Direktur Pasca Sarjana, Ketua LPPM, dan Ketua LP2MP. Dua balon Zeppelin, turut dlepas dan akan terpasang selama sebulan di atas atap Gedung ICT Center dan Lab Terpadu. Dalam sambutannya Dr. Muhammad Nur DEA, Dekan Fakultas Sains dan Matematika yang menjadi ketua panitia Dies Natalis Undip, Muhammad Nur mengatakan bahwa rentetan kegiatan dies Undip ke 57 sudah dimulai di beberapa fakultas. Kegiatan pembuakaan akan diikuti dengan kegiatan-kegiatan besar yang lain yang nelibatkan seluruh Fakultas, Pasca Sarjana dan Lembaga di Lingkungan Undip. Thema Dies yang diangkat tahun ini adalah Otonomi dalam Harmoni. Tema ini telah diputuskan dalam rapat senat universitas, yang dikaitkan dengan akan diberikan mandat kepada Undip untuk menjadi PTN-BH. Muhammad Nur juga menyebutkan bahwa kegiatan DIES kali ini dikelompokan dalam 4 pilar yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian sains, tekonologi dan kemasyarakatan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Sosio kultural.

Beberapa kegiatan menonjol yang segera dilakukan adalah, Panel Diskusi tentang Pembentukan Kementrian Dikiti dan Ristek yang mendtangkan tokoh-tokoh nasional yang terlibat dalam wacana penggabungan Dikti dan Ristek. Kegiatan lain adalah Jalan sehat yang melibatkan sivitas akademika, keluarga besar undip, masyarakat sekita kampus dan mitra Undip. Dalam rangkaian DIES ke 57 ini, Undip juga akan menetapkan desa Rowosari menjadi Desa Inovasi Binaan Undip. Berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan difokuskan di desa tersebut.

Rektor Undip, Prof Sudharto mengatakan, dengan dibukanya rangkaian acara dies natalis Undip ke-57, dengan thema otonomi dalam harmoni dapat maningkatkan kesiapan Undip untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

“Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, memiliki otonomi lebih. Meskipun demikian Undip tetap menjaga keharmonisan dengan mahasiswa dimana biaya pendidikan akan terjangkau dan harmoni dengan stakeholder serta masyarakat yang akan menjadi mitra kita,” tuturnya. Seperti biasanya Rektor Undip menutup dengan menyanyikan penggelan lagu Himne Undip dan pantun yang terasa menyejukkan dan mencerminkan suatu keharmonisan.

dies2

Hal lain yang menarik dari pembukaan Dies kali ini, selain dua Balon Zeppelin DIES, rangkaian acara pembukaan ini didokumentasikan dengan video yang diambill oleh pesawat robot tanpa awak yang terbang diatas kawasan ICT Center. Rekaman ini akan menjadi dokumen yang menarik dan berharga. Disgahayulah Diponegoro, Dirgahayulah Alamamaterku.

Page 11 of 16