CEIC 2017

logo

Setelah melalui proses seleksi yang diikuti oleh puluhan peserta tingkat perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, tim usungan Riandi Hartarto, Agusti Fajar Nuriman, dan Muhammad Iqbal Ario Ghiffary (2015), berhasil meraih juara sebagai juara favorit dalam dam innovation contest serta menyabet gelar juara pertama. Sedangkan tim usungan Wahyudi Setiawan, Setiyo, dan Teguh Wijayanto (2014) berhasil meraih gelar juara ke dua pada bridge design competition pada ajang CEIC 2017.

Lomba yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Sipil Universitas Diponegoro ini, berlangsung pada September sampai pada acara puncak yakni tanggal 20 Oktober 2017 dengan memperlombakan 2 kategori. Dua kategori yang diperlombakan yaitu bridge design competition dan dam innovation contest. Selain Universitas Diponegoro, para peserta juga berasal dari Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Indonesia, Sekolah Tinggi Teknik PLN, dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Dalam kategori bridge design competition, Universitas Diponegoro mengirimkan tim rcircle bunder yang beranggotakan Wahyudi Setiawan, Setiyo, dan Teguh Wijayanto dengan membawa design jembatan mereka yakni S6. Proses seleksi administratif dan substantif yang dilakukan pihak penyelenggara, berhasil memilih 10 besar karya terbaik untuk dipresentasikan dihadapan dewan juri pada Jumat, 20 Oktober 2017 di Aula A101 Departemen Teknik Sipil Fakultas teknik Universitas Diponegoro. Dalam lomba ini juara pertama berhasil diraih oleh tim dari Universitas Indonesia (Aswatama), juara ketiga dari Universitas Atmajaya (Aegis).

Untuk kategori dam innovation contest, Universitas Diponegoro mengirimkan tim KUYA PRATISARA (Riandi Hartarto, Agusti Fajar Nuriman, dan Muhammad Iqbal Ario Ghiffary) dan TIMO A1 (Mochamad Raka Rizki, Wahyu Rahmat Ramadhan, dan Muhammad Agra Rully Putra). Pada tahap final, tim KUYA PRATISARA, dan tim TIMO A1 juga berhasil lolos ke-5 besar lainnya.

Dalam lomba ini juara pertama berhasil diraih oleh tim dari Undip sendiri yakni oleh tim KUYA PRATISARA dengan judul Bendungan Sanjaya, juara kedua dari ITB (tim KUYA TRIDAKSA) dengan judul Perencanaan Bendungan Kendal Tridaksa sebagai Upaya Pengelolaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Jratun Seluna, sementara juara ketiga diraih oleh ITB (tim KUYA KUYI dan KOUW) dengan judul Bendungan Dankouw. Para pemenang lomba mendapatkan hadiah trophy, sertifikat dan uang tunai.

Dies Natalis 59 Sipil

Departemen Teknik Sipil UNDIP pada tahun 2017 memasuki usia yang ke-59. Terdapat beberapa rangkaian acara untuk memeriahkan Dies Natalis ke-59 Teknik Sipil UNDIP, antara lain Alumni Go to Campus, Trail Run, Style Deformation on Civil (STERIL), Bridge Design Competition, Dam Innovation Contest, Seminar Nasional, Kangen Kampoeskoe, Munas IKATEKSI, dan Malam Keakraban Lintas Angkatan.
Sebagai pembuka rangkaian acara Dies Natalis ke-59 Teknik Sipil UNDIP, telah dilaksanakan kegiatan Alumni Go to Campus pada tanggal 9 September di Aula Departemen Teknik Sipil UNDIP. Alumni Go to Campus merupakan kegiatan alumni yang kembali ke kampus dengan melaksanakan beberapa aktivitas seperti reuni, sharing knowledge dan pemberian bantuan. Alumni yang hadir adalah dari angkatan 87 dan 97. Beberapa alumni yang di undang sebagai pembicara antara lain, Ir. Herry Wirawan, MM, Ir. Agus Wantoro, MM, Dr. Ir. Rinda Karlinasari, MT, Arsanto Adi Nugroho, ST, MT, dan Adi Bangun H, ST, MT.

IMG 5929 IMG 5933 IMG 5942

 IMG 5944 IMG 5962 IMG 5980

IMG 6001 IMG 6004 IMG 6044

IMG 6050 IMG 6068 IMG 6069

IMG 6070 IMG 6071 IMG 6073

IMG 6077

 

Kegiatan selanjutnya dari rangkaian acara Dies Natalis ke-59 yaitu Trail Run. Trail Run Mapateksi 2017 ini merupakan lomba lari tahunan Mapateksi yang diselenggarakan di Hutan Wisata Penggaron Kabupaten Semarang. Trail Run tahun ini. Acara yang berlangsung pada tanggal 24 September 2017 merupakan Trail Run ke-4 yang sudah dilaksanakan oleh Mapateksi. Kali ini Trail Run memakai rute sepanjang 10 km dengan tema The Forest is Calling Us. Terdapat 2 kategori juara yaitu untuk perempuan dan laki-laki. Pembukaan dimulai pada pukul 05.30 dan start lomba pada pukul 06.40.

Untuk Juara kategori 1 yaitu kategori putra adalah

  1. Jamal Imam Ariyadi
  2. Idris Afandi
  3. Ngadiyo

Sedangkan untuk Juara kategori 2 yaitu kategori Perempuan adalah

  1. Monika Faris
  2. Iriyanti Harun, SKM
  3. Eka Andriyani

 

IMG 9798 IMG 9805 IMG 9814

 IMG 9934 IMG 9897  TRAIL RUN 170927 0154

TRAIL RUN 170927 0162

Untuk kegiatan selanjutnya yaitu Style Deformation on Civil atau lebih di kenal dengan STERIL. Kegiatan pentas seni dan musik dari Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Diponegoro ini dilaksanakan pada tanggal 30 September 2017. Pada tahun 2017 ini Steril mengusung tema Luxury of Java. Tema ini berlandaskan dari kegelisahan pemuda terhadap berkurangnya ketertarikan pemuda zaman sekarang akan budaya jawa. Maka dari itu mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro berusaha membuat kegiatan yang menarik minat pemuda dengan mengedepankan aspek budaya jawa.

Steril 2017 menampilkan keunggulan dari UKM Teknik Sipil yang diracik sedemikian rupa menjadi drama berkelanjutan yang sangat menarik. Melengkapi penampilan memukau dari drama, Steril 2017 mengundang guest star Danilla dan Sheila on 7.

Drama mendebarkan dan penampilan musik yang memukau berhasil menarik 7500 penonton dari berbagai daerah. Tentunya besar harapan kami, Steril 2017 dapat meninggalkan kesan baik bagi penonton dan memberi inspirasi bagi sekitar.

2  4

 Pamflet  3

 

Civil Engineering Innovation Contest atau lebih santer di dengar CEIC merupakan salah satu kegiatan yang di selenggarakan Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Diponegoro. Civil Engineering Inovation Contest merupakan lomba keteknik-sipilan yang terdiri dari Bridge Design Competition dan Dam Innovation Contest. Sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, CEIC 2017 kali ini melakukan suatu gebrakan yaitu dengan menggelar seminar nasional sebagai acara puncak untuk acara ini. Tentu saja hal ini merupakan hal pertama dalam kompetisi ini.

Acara ini ditujukan kepada siswa SMA/SMK dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Acara digelar pada pada hari Rabu – Jumat, 18-20 Oktober 2017 di Kampus Teknik Sipil Universitas Diponegoro dan untuk seminar nasional pada tanggal 21 Oktober 2017 di Hotel Grand Candi Semarang.

Acara puncak yang di tunggu tunggu yakni Kangen Kampoeskoe akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 28 Oktober 2017. Kegiatan yang akan diawali dengan jalan sehat dan senam bersama pada pagi hari ini akan dihadiri kurang lebih 2000 peserta. Untuk acara di siang hari masih di hari yang sama, akan dilaksanakan Munas IKATEKSI bertempat di Aula Teknik Sipil. Sedangkan kegiatan di malam harinya akan di tutup dengan Malam Keakraban Lintas Angkatan yang akan bertempat di Auditorium Imam Bardjo, Kampus Pleburan UNDIP.

 

Mahasiswa Sipil Juara 1 Lomba Beton

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro kembali berhasil mengukir prestasi gemilang. Kali ini tim yang diberi nama “Bright Circle” yang terdiri dari Muhammad Rizki Zulfikar, Rina Susilawati, Juang Rais Zhafron (Teknik Sipil 2015) yang di bimbing oleh Ir. Purwanto, M.T., M.Eng. berhasil meraih juara pertama dalam ajang perlombaan Civil Engineering Days di Universitas Atma Jaya Yogyakarta .

Pada lomba tahun ini, kompetisi mengambil tema beton mutu tinggi yang ramah lingkungan, yang diberi nama judul Innovation of High Strength Green Concrete Competition. Tim Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Diponegoro mengangkat tema penggunaan bahan sisa buangan pabrik tebu sebagai bahan subtitusi semen.

 

BR

 

Pada proses awal kompetisi, peserta diminta untuk mengirimkan proposal lomba yang berisikan konsep lengkap termasuk perhitungan yang dibutuhkan. Dari 45 tim yang mengikuti seleksi, terpilih 20 finalis yang berhasil lolos ke tahap berikutnya. Tim yang lolos seleksi kemudian melanjutkan kompetisi dengan membuat sampel beton dengan kuat tekan yang telah ditentukan. Pengujian kuat tekan beton dilaksanakan pada Senin, 10 April 2017. Diambil 5 tim terbaik untuk melanjutkan ke tahap final pada tanggal 12 Mei 2017 untuk mempresentasikan hasil karya yang telah mereka rancang.

Setelah melalui kompetisi yang ketat, akhirnya tim Bright Circle berhasil meraih juara 1 pada lomba tersebut. Selamat kepada tim “Bright Circle”. Semoga prestasi yang diraih mereka dapat menginspirasi rekan-rekan mahasiswa Teknik Sipil lainnya untuk dapat berprestasi dan mengharumkan nama Universitas Diponegoro.

Pangeran Diponegoro Juara K2R 2.0

KR2

Tim Universitas Diponegoro kembali menorehkan prestasinya. Kali ini, dari Tim Pangeran Diponegoro mengharumkan nama UNDIP dalam kompetisi Konstruksi Ramping 2.0 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung dan didukung oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementrian PUPR. Tim Pangeran Diponegoro yang beranggotakan, Taufiq Fitrianto, Victorious Duta P, Kurniawati Gopar, Adi Dharma Dwi R, Sarasyta Marera, Andhika Widi R, dan Tri Kumala Hasan, berhasil menyabet juara pertama dalam kompetisi skala nasional yang tentunya tidak lepas dari dosen pembimbing mereka yaitu Dr. Jati Utomo DH, Dr Ferry Hermawan, dan Riqi Radian, S.T., M.T.

Kompetisi yang dilaksanakan di ITB, pada tanggal 1 – 2 Oktober 2017 ini, bertujuan untuk memperkenalkan konsep, pengetahuan, dan teknik Konstruksi Ramping kepada mahasiswa baik program sarjana maupun pascasarjana dalam simulasi proyek konstruksi dimana terdapat pihak-pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi, yaitu 1 Kontraktor Utama, 6 Sub-kontraktor, 1 Pemasok, dan 1 Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Proses pengerjaan simulasi proyek ini sangatlah unik karena bahan untuk pengerjaan simulasi proyek ini menggunakan media blok-blok permainan LEGO. Kegiatan kompetisi ini secara umum merupakan perlombaan untuk mengukur sejauh mana peserta kompetisi memahami beberapa konsep dan teknik Konstruksi Ramping yang diperkenalkan dalam sebuah simulasi proyek konstruksi.

 

Green Grove 2017

Kegiatan Green Grove merupakan kegiatan penanaman Mangrove yang dilaksanakan di desa Bedono, Kecamatan Sayung, Demak oleh Mapateksi. Green groove tahun 2017 ini merupakan tahun ketujuh pelaksanaan penanaman mangrove di desa tersebut. Pada tahum ini pula Mapateksi bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Jawa Tengah mempersiapkan 4000 bibit untuk ditanam di daerah-daerah yang rawan abrasi di desa Bedono.

 

gg

Spot A Penanaman Mangrove

 

gg2

Spot B Penanaman Mangrove

 

Kegiatan ini pertama kali di inisisai oleh Ketua Mapateksi 2010 M.Fiqi Gozhari yang prihatin dengan abrasi air laut yang terus merangsak naik ke daratan dan merendam pemukiman hingga memutus jalan yang merupakan akses antar desa. Kini ditahun yang ketujuh, kondisi di Desa Bedono sudah lebih baik dengan adanya mangrove karena ditekannya laju abrasi.  

 

gg3    gg4

 

 

 

 

 

 

 Spot A Penanaman Mangrove                                                                       Spot B Penanaman Mangrove

 

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 25 Maret 2017 ini berjalan dengan lancar. Penanaman diikuti oleh kurang lebih 100 orang peserta diantaranya mahasiswa, Siswa SD Bedono 3 dan dari OISCA. 4000 bibit mangrove pun sudah tertanam semua. Semoga apa yang telah di lakukan para peserta penanaman mangrove kali ini dapat tumbuh besar dan bermanfaat bagi warga sekitar.

 

gg5

Foto Bersama Panita dan Peserta Green Groove

Page 1 of 16